PT. Alinco Scaffolding IndonesiaSistem Manajemen Inventaris & Operasional Terpadu
PERIODE 19 SEP – 25 OKT 2025
RM
Ruri M. Divisi Asset
Overview
Dashboard
Ringkasan posisi aset dan aktivitas
Bahasa
Demo alur terhubung. Setiap aksi di layar ini benar-benar mengubah data di layar lain — rilis Reserve menambah Ready, tally menerbitkan Surat Jalan dan memindahkan stok, inspeksi Return menciptakan klaim, dan Invoice menghitung dari posisi rental yang terbentuk.
Asset Position
Posisi Aset
kuantitas per status, seluruh SKU
Reserved
0
karantina GRN
Ready Stock
0
siap sewa / jual
On Site
0
di proyek customer
Maintenance
0
Code B — repair
Claim Pending
0
Code C / D
Asset Reconciliation
Rekonsiliasi Aset
setiap unit harus berada di salah satu tempat — totalnya wajib cocok
Billing & Receivables
Keuangan & Penagihan
status seluruh invoice yang pernah disusun
◍ Kesehatan Operasional indikator ringkas
⏱ Aktivitas Terakhir
▦ Distribusi Posisi Aset kuantitas per status, tiap SKU
ReservedReadyOn SiteMaintenanceClaim Pending
◷ Progres per Customer posisi tiap pelanggan dalam siklus sewa
→ Alur Demo yang Disarankan ikuti urutan ini saat presentasi
#
Layar
Aksi demo
Yang terlihat berubah
0
Master Data
Lihat Daftar Harga, ubah tarif sewa satu item
Invoice ikut berubah saat dihitung ulang
1
GRN & Reserve
Terima barang baru, lalu klik Rilis ke Ready
Reserved turun, Ready naik
2
Tally Digital
Isi muat aktual + pilih transportasi Alinco
Surat Jalan terbit otomatis
3
Surat Jalan
Lihat dokumen hasil generate
Ready → On Site
4
Data Rental
Amati kolom A − B = C
Posisi lapangan terisi sendiri
5
Return & Inspeksi
Kembalikan sebagian, beri kode A/B/C/D
Maintenance & Claim Pending muncul
6
Klaim & Fabrikasi
Lewatkan batas klaim → Proses Fabrikasi
Scrap jadi aset Ready lagi
7
Invoice
Atur periode 19 Sep – 25 Okt, telusuri 5 area, lalu Terbitkan
TOTAL (A) Rp755.135.165 · KPI penagihan bergerak
8
Sales & Buy Back
Jual beberapa unit, lalu catat pembelian kembali
Ready → Sold; Buy Back → Reserved
Referensi terpusat. Seluruh transaksi mengambil data dari sini — kode barang, tarif, pelanggan, dan transporter. Mengubah satu nilai di layar ini langsung berlaku pada Tally, Surat Jalan, Invoice, dan Buy Back tanpa perlu mengetik ulang di mana pun.
▤ Master Data 4 kelompok referensi
SJ GRN→Reserved (karantina)→Rilis→Ready Stock
Aturan bisnis. Barang baru dari supplier tidak langsung menjadi aset aktif. Barang ditahan pada status Reserved — depresiasi belum berjalan — sampai dirilis sesuai kebutuhan operasional.
1 Terima Barang (SJ GRN)
2 Monitoring Reserve menunggu dirilis
Kode
Deskripsi
Reserved
Aksi
Depresiasi belum berjalan selama barang berstatus Reserved. Perhitungan dimulai saat rilis ke Stock List.
▤ Riwayat Penerimaan
No. GRN
Supplier
Tanggal
Item
Qty
Status
Order Sheet · di luar ERP→Tally Digital→Surat Jalan→Data Rental→Invoice
1 Identitas Pengiriman Form F-C1.1 · digital
2 Muat Aktual per Trip isi jumlah yang benar-benar naik ke truk
Grand Total
0
0,00
3 Transportasi pilihan ini menentukan tagihan
Masuk tagihan. Transportation Fee Rp 2.000.000 otomatis menjadi komponen invoice; selisih terhadap biaya internal tercatat sebagai profit transportasi di Trucking List.
Surat Jalan di-generate 1:1 dari tally — tanpa ketik ulang.
Lima jenis Surat Jalan.Delivery stockyard → site · Return site → stockyard · GRN supplier → stockyard · Reject pengambilan barang Code C setelah denda lunas · Beda Merk pengembalian barang milik pihak lain.
⇥ Daftar Surat Jalan
No. SJ
Jenis
Customer / Proyek
Tanggal
Qty
Transport
Aksi
Inspeksi gudang. Setiap barang kembali dikelompokkan: Code A maintenance internal (tanpa biaya) · Code B repair (ditagih) · Code C damage (ditagih, ditahan sampai diklaim) · Code D beda merk (milik pihak lain).
1 Surat Jalan Return Site proyek → Stockyard
2 Inspeksi Barang Kembali
Kode / Deskripsi
On Site
Kembali
Hasil Inspeksi
A · Maint.
B · Repair
C · Damage
D · Beda Merk
Validasi. Jumlah A + B + C + D tidak boleh melebihi jumlah yang dikembalikan, dan jumlah kembali tidak boleh melebihi posisi On Site.
Dihitung sistem, bukan diketik. Kolom A (dikirim) dan B (dikembalikan) terisi dari Surat Jalan; C = A − B adalah posisi barang yang masih di lapangan. Akumulasi kode B/C/D menjadi dasar data closing proyek.
≡ Data Rental — PT. INDONAKANO posisi per hari ini
Kode
Deskripsi
Kirim (A)
Kembali (B)
Di Site (C)
Akum. B
Akum. C
Akum. D
Total
0
0
0
0
0
0
⚑ Penutupan Proyek (Closing)
Barang yang masih tercatat di lapangan saat proyek ditutup dianggap hilang (Lost), ditagih Lost Fee, dan mengurangi aset secara permanen. Proses ini memerlukan persetujuan.
Batas waktu klaim (Expired Claim Window). Barang Code C (setelah denda lunas) dan Code D disimpan di yard menunggu diambil customer. Bila melewati batas, barang menjadi bahan baku Fabrikasi dan hasilnya langsung menjadi aset Ready — tanpa melalui Reserve.
Kebijakan barang damage (dua tahap). Barang Code C dicatat dalam dua status: (1) Invoice Ganti Rugi Diterbitkan — barang segera dikeluarkan dari aset sewa meski fisik belum diambil; dan (2) Lunas Dibayar. Bila barang tidak diambil dalam 90 hari setelah pelunasan, kepemilikan kembali menjadi milik Alinco dan dapat masuk jalur Fabrikasi.
⚑ Barang Menunggu Klaim
Kode
Jenis
Qty
Denda
Batas Ambil
Status
Aksi
untuk keperluan demo — memajukan tanggal agar batas klaim terlampaui
♻ Riwayat Fabrikasi
No. Batch
Tanggal
Bahan Baku
Keluaran
Qty
▦ Stock List — Pusat Kendali Aset peringatan stok rendah tampil di atas
Kode
Deskripsi
Reserved
Ready
On Site
Maintenance
Claim
Sold
Lost
Total Aktif
Status
+ Penambahan Aset
− Pengurangan Aset
Dua transaksi perpindahan kepemilikan.Sales = jual putus kepada pelanggan; aset berkurang permanen dan terbit Invoice Sales. Buy Back = Alinco membeli kembali barang dari pelanggan; barang masuk sebagai Reserved (karantina untuk diperiksa) dan terbit Nota Pembelian — bukan invoice.
1 Sales — Jual Putus mengurangi Ready Stock secara permanen
Kode
Deskripsi
Ready
Qty Jual
Harga Satuan
Jumlah
Total Penjualan
Rp 0
Aset berkurang permanen — memerlukan persetujuan pada sistem sebenarnya.
2 Buy Back — Pembelian Kembali harga mengikuti usia barang
Syarat & Ketentuan Standar Harga Buy Back Alinco
Dalam 18 bulan
80%
dari harga jual asli
Dalam 24 bulan
70%
dari harga jual asli
Dalam 36 bulan
50%
dari harga jual asli
Setelah 36 bulan
0%
tidak dibeli kembali
Kode
Deskripsi
Qty Dibeli
Harga Jual Asli
Tarif
Harga Beli/pc
Jumlah
Total Pembelian Kembali
Rp 0
▤ Riwayat Transaksi Kepemilikan
No. Dokumen
Jenis
Pihak
Tanggal
Qty
Nilai
Aksi
INVOICEMesin Periode
Periode berjalan · Oktober 2025Givaudan Indonesia Kartini ProjectPT. INDONAKANO · PO 4000700-300
37hari ditagih
DRAFT
Periode & Harga
Periode menggerakkan seluruh invoice. Ubah tanggal di band atas — durasi, harga sewa, initial fee, dan total invoice dihitung ulang seketika di semua layar.
Coba empat hal ini.
1) Telusuri tab Rental — lima area (Temporary, Structure, Composite, Perimeter, Tubular) menagih dari satu PO yang sama, persis seperti berkas Excel Anda.
2) Ubah akhir periode — tarif hari, rental, initial fee, dan invoice ikut berubah seketika.
3) Buka tab Rental lalu pilih area Tubular untuk melihat peringatan minimum sewa 30 hari beserta perbaikan sekali klik.
4) Buka tab Invoice, tekan Terbitkan, lalu lihat Dashboard — KPI penagihan ikut bergerak.
37 hari19 Sep – 25 Okt 2025
26 Oktusulan otomatis
0lintas 5 area
0sebelum PPN
Periode penagihan lanjut dari hari yang belum tertagih
Akhir
Aturan default: periode berikutnya mulai sehari setelah akhir periode ini, dan berakhir di tanggal (mulai − 1) bulan berikutnya, sehingga durasi jatuh di 28/30/31 hari. Tetap bisa dikustom.
Discount rate terhadap harga dasar master
Rental% potonganInitial% potonganLoss & damagedi luar cakupan
Harga dasar tersimpan per proyek.Beberapa customer memakai harga dasar kustom, bukan potongan persentase. Kolom harga di tabel harga bisa ditimpa langsung.
Daftar harga berlaku
Perhitungan Rental
Rental = (Continued + Delivery) − Return. Setiap kolom transaksi punya tarif harinya sendiri, ditarik dari periode dan tanggal surat jalan.
Tarif hari per transaksi terhitung otomatis — klik angka untuk menimpa manual
Alokasi retur lintas area barang bercampur di site — kurangi berurutan
Satu PO, lima area. Saat kembali, barang tercampur. Sistem mengurangi stok berurutan: Temporary → Structure → Composite → Perimeter → Tubular. Kalau SKU habis di satu area, sisanya turun ke area berikutnya.
Initial Fee
Hanya barang yang baru dikirim pada periode ini yang dikenakan initial fee. Barang continued dari periode sebelumnya tidak dikenakan lagi.
Rincian per SKU
Transportasi
Ditarik dari surat jalan. Kolom overcharge menampung penambahan atau pengurangan — termasuk cancellation fee saat truk batal muat.
Jumlah trip0
Tarif dasar0
Total ditagih0
Daftar trip tarif transport bersifat rahasia — tidak pernah dicetak di surat jalan
Invoice — F-C1.2-02
Tiga bagian: (A) Rental Scaffolding, (B) Acceptance Inspection, (C) Sales Unit. Status mengunci dokumen setelah diterbitkan.
Kepala invoice
Closing dateInvoice dateselalu ikut closing dateTermin due dateDue dateboleh dikustom
Judul invoice — dipakai sebagai berita Faktur Pajak
Mode diskonNilai diskonPIC Marketing
Penyesuaian manual hanya saat DRAFT — tercatat di jejak audit
membuka dialog cetak / simpan PDF — hanya lembar invoice yang tercetak
Monitoring PO
Rekam pemakaian purchase order sepanjang proyek. Sisa PO tampil di kolom remarks invoice.
Nilai kontrak0PO 4000700-300
Terpakai0
Sisa PO0
Riwayat penagihan proyek
▤ Mesin ringkas arsip uji akurasi
Perhitungan cepat satu blok tanpa pembagian area. Disimpan sebagai pembanding internal; mesin periode di atas sudah menggantikannya.
₹ Penyusunan Invoice
Customer
Periode
Periode manual — dari
sampai
Service for Scaffolding
Tipe Diskon
Nilai Diskon
Biaya Tambahan (Rp)
Keterangan Biaya Tambahan
Invoice mengikuti format resmi Alinco (F-C1.2-02): TOTAL (A) Rental Scaffolding — rental fee, initial fee, discount, service, transportation · TOTAL (B) Acceptance Inspection — claim of repair, damage, loss · TOTAL (C) Sales Unit Scaffolding. SUB TOTAL = A + B + C, lalu PPN 11% exclude dan PPh 2% include. Periode dapat diisi manual (mis. 25–24) dengan perhitungan hari kalender.
Kaidah: 1 Surat Jalan = 1 jasa transportasi, kecuali customer memakai armada sendiri. Selisih antara tarif yang ditagih dan biaya internal adalah profit transportasi.